Tridinews.com - Sebuah kapal tanker raksasa milik Iran dilaporkan berhasil memasuki perairannya setelah melintasi Selat Hormuz, meskipun sebelumnya Amerika Serikat mengancam akan memberlakukan blokade maritim.
Menurut laporan Fars News Agency, supertanker tersebut membawa sekitar 2 juta barel minyak mentah dan tetap menyalakan sistem pelacakan selama perjalanan. Kapal itu disebut melintasi jalur internasional tanpa upaya penyamaran, menandakan pergerakan yang cukup terbuka di tengah situasi tegang.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak AS terkait keberhasilan kapal tersebut mencapai perairan Iran.
Sebelumnya, United States Central Command mengklaim telah menghentikan seluruh aktivitas perdagangan maritim yang menuju dan keluar dari Iran. Blokade itu disebut berlaku bagi semua kapal yang melintas di kawasan Teluk Persia dan Teluk Oman.
Namun, Komandan CENTCOM, Brad Cooper, memberikan pengecualian. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengganggu kebebasan navigasi kapal yang melintas di Selat Hormuz selama tujuan pelayarannya bukan ke pelabuhan Iran.
Situasi ini terjadi setelah upaya negosiasi antara AS dan Iran yang berlangsung di Pakistan pada akhir pekan lalu gagal mencapai kesepakatan. Perundingan tersebut bertujuan menghentikan konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari, namun berakhir tanpa hasil.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa ketegangan di kawasan masih tinggi, terutama terkait jalur distribusi energi global. Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia, sehingga setiap gangguan di wilayah ini berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan minyak internasional.
Tanker Iran Tembus Selat Hormuz Meski Ada Blokade AS
. (net)