Tridinews.com - Kasus pembunuhan sadis yang menewaskan seorang ibu di Lombok Barat terus bergulir. Bara Prima Rio (33), pria yang tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, Yeni Rudi Astuti (50), kini dipastikan positif menggunakan narkoba.
Peristiwa memilukan itu terjadi di Desa Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Setelah ditangkap, Rio menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan oleh kepolisian.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB AKBP Arisandi mengungkapkan, hasil tes urine yang dilakukan pada Rabu (28/1/2026) menunjukkan bahwa tersangka positif narkotika jenis ganja.
“Tersangka positif THC (ganja),” ujar Arisandi, Kamis (29/1/2026).
Tak hanya itu, polisi juga menemukan barang bukti narkoba saat proses penangkapan. Tim Puma Jatanras Polda NTB mendapati ganja yang disimpan dalam sebuah kotak permen karet berwarna putih. Barang haram tersebut ditemukan di dalam mobil Avanza hitam milik Bara yang terparkir di rumahnya.
“Temuan itu langsung kami amankan sebagai barang bukti,” kata Arisandi.
Seiring terungkapnya hasil tes narkoba, penyidik kini melangkah ke tahap berikutnya, yakni pemeriksaan kondisi kejiwaan tersangka. Tes psikologi kejiwaan dijadwalkan akan dilakukan pada Jumat (30/1/2026).
“Tes psikologi kejiwaan direncanakan besok,” ujar Arisandi singkat.
Pemeriksaan kejiwaan ini juga mendapat perhatian khusus dari keluarga. Ayah tersangka, Edy Herman, secara terbuka meminta agar anaknya diperiksa secara psikologis guna memastikan kondisi mentalnya.
“Saya juga sudah minta agar dia dites psikologis, tapi dengan pendampingan keluarga. Saya ingin memastikan apakah anak saya ini mengalami gangguan jiwa atau tidak,” kata Edy.
Edy mengaku selama ini kerap menasihati anaknya, namun nasihat tersebut tak pernah dihiraukan. Ia mengaku terpukul dan tidak menyangka peristiwa tragis itu bisa terjadi dalam keluarganya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bara Prima Rio diduga membunuh dan membakar jasad ibu kandungnya sendiri. Kasus ini menyita perhatian publik karena tingkat kekerasannya yang ekstrem serta adanya dugaan pengaruh narkoba dan kondisi psikologis pelaku.
Hingga kini, penyidik Polda NTB masih terus mendalami motif pembunuhan dan menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan untuk melengkapi berkas perkara.
Anak Bunuh dan Bakar Ibu di Lombok Positif Ganja, Polisi Tes Kejiwaan
. (net)