Lavrov Tegaskan Pasukan Barat di Ukraina Dianggap Intervensi

lavrov-tegaskan-pasukan-barat-di-ukraina-dianggap-intervensi . (net)

Tridinews.com - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan bahwa pengerahan pasukan maupun infrastruktur militer negara-negara Barat di wilayah Ukraina tidak dapat diterima oleh Rusia. Menurutnya, langkah tersebut akan dianggap sebagai bentuk intervensi asing yang berpotensi meningkatkan ketegangan konflik.

Pernyataan itu disampaikan Lavrov pada Senin (2/2), sebagaimana dikutip dari situs resmi Kementerian Luar Negeri Rusia. Ia menilai keberadaan unit militer, fasilitas pertahanan, hingga depot amunisi milik negara Barat di Ukraina merupakan ancaman langsung terhadap keamanan nasional Rusia.

Lavrov menegaskan bahwa Moskow memandang setiap bentuk penempatan kekuatan militer Barat di Ukraina sebagai langkah provokatif yang berisiko memperluas konflik. Ia menilai tindakan tersebut tidak membantu menciptakan stabilitas kawasan, melainkan justru memperbesar potensi konfrontasi antara Rusia dan negara-negara Barat.

Selain itu, Lavrov juga mengkritik usulan yang disampaikan Ukraina bersama sejumlah negara Barat terkait upaya penyelesaian krisis. Salah satu gagasan yang disorot adalah rencana pengerahan pasukan multinasional untuk menjamin keamanan Ukraina.

Menurut Lavrov, rencana tersebut berpotensi menjadi pintu masuk bagi peningkatan kehadiran militer Barat di kawasan yang selama ini menjadi titik sensitif dalam hubungan Rusia dan NATO. Ia menilai pendekatan itu berisiko memicu eskalasi konflik yang lebih luas.

Ketegangan antara Rusia dan Ukraina sendiri masih berlangsung sejak pecahnya konflik bersenjata yang melibatkan dukungan militer serta politik dari berbagai negara Barat kepada Ukraina. Rusia secara konsisten menolak keterlibatan langsung negara Barat dalam bentuk pengerahan pasukan maupun pembangunan fasilitas militer di wilayah tersebut.

Pernyataan Lavrov menegaskan sikap tegas Rusia yang terus memantau setiap perkembangan situasi keamanan di Ukraina dan menilai setiap aktivitas militer asing sebagai ancaman terhadap stabilitas kawasan serta keamanan nasionalnya.

Editor: redaktur

Komentar