BMKG Catat 97 Gempa dan 225 Ribu Sambaran Petir di Jabar

bmkg-catat-97-gempa-dan-225-ribu-sambaran-petir-di-jabar . (net)

Tridinews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat aktivitas kegempaan cukup intens di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya sepanjang Januari 2026. Dalam kurun satu bulan, tercatat sebanyak 97 kejadian gempa bumi mengguncang kawasan tersebut.

Mayoritas gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal dengan total 80 kejadian. Selain itu, terdapat 16 gempa berkedalaman menengah dan satu gempa dalam, dengan rentang kedalaman hiposenter mulai dari 2 kilometer hingga 319 kilometer. Dari sisi kekuatan, gempa terbesar tercatat bermagnitudo 3,8, sementara yang terkecil berada di angka 1,3.

Berdasarkan lokasi pusat gempa, sebanyak 62 kejadian terjadi di laut selatan Jawa, sedangkan 35 gempa lainnya berpusat di daratan Jawa Barat. Sepanjang Januari 2026, BMKG juga mencatat dua gempa yang sempat dirasakan masyarakat. Salah satunya terjadi pada 30 Januari 2026 dengan magnitudo 2,7 dan kedalaman 5 kilometer, berpusat sekitar 19 kilometer barat Kabupaten Sumedang.

Getaran gempa tersebut dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Sukasari, Tanjungsari, Cileunyi, Cilengkrang, Cimenyan, Lembang, hingga Ujungberung dengan intensitas II–III MMI.

Tak hanya aktivitas gempa, BMKG juga merekam tingginya sambaran petir di Jawa Barat. Sepanjang Januari 2026, tercatat sebanyak 225.739 kejadian petir. Aktivitas tertinggi terjadi pada 29 Januari dengan 43.525 sambaran, sementara aktivitas terendah tercatat pada 25 Januari dengan hanya dua kejadian.

Wilayah dengan jumlah sambaran petir terbanyak meliputi Kabupaten Sumedang, Majalengka, dan Kuningan. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Editor: redaktur

Komentar