Iran Sebut Starlink Milik Elon Musk Jadi Target Serangan

iran-sebut-starlink-milik-elon-musk-jadi-target-serangan . (net)

Tridinews.com - Ketegangan konflik global kembali meningkat. Media pemerintah Iran menyatakan bahwa layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk kini menjadi salah satu target sah untuk diserang.

Laporan ini disampaikan kantor berita Fars yang menyoroti keberadaan Starlink di berbagai negara kawasan Timur Tengah, seperti Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab.

Starlink Disorot Iran

Iran menilai infrastruktur Starlink berpotensi menjadi bagian dari dukungan komunikasi di tengah konflik yang sedang berlangsung. Karena itu, layanan tersebut kini masuk dalam daftar target strategis.

Di dalam negeri, penggunaan Starlink bahkan dilarang. Warga Iran yang kedapatan menggunakan layanan ini bisa menghadapi hukuman hingga dua tahun penjara. Meski begitu, sebagian masyarakat tetap memanfaatkannya untuk mengakses komunikasi saat terjadi pembatasan internet oleh pemerintah.

Ancaman ke Perusahaan Teknologi AS

Tak hanya Starlink, ancaman juga diarahkan ke sejumlah raksasa teknologi Amerika Serikat. Garda Revolusi Iran menyebut ada sekitar 18 perusahaan yang masuk daftar target, termasuk:

-Microsoft
-Google
-Apple
-Intel
-IBM
-Tesla
-Boeing

Iran memperingatkan bahwa fasilitas terkait perusahaan-perusahaan tersebut bisa menjadi sasaran sebagai bentuk balasan atas serangan yang menewaskan sejumlah pemimpin Iran.

Konflik Makin Memanas

Ancaman ini muncul di tengah konflik yang semakin intens antara Iran dengan Amerika Serikat dan sekutunya. Presiden AS Donald Trump sebelumnya juga menyatakan bahwa upaya diplomasi masih berjalan, namun diiringi ancaman aksi militer lebih lanjut.

Situasi ini menunjukkan bahwa konflik tidak hanya terjadi di medan perang, tetapi juga mulai merambah ke sektor teknologi dan infrastruktur digital.

Editor: redaktur

Komentar