Tridinews.com - Gempa bumi kuat berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Jepang pada Senin waktu setempat dan langsung memicu peringatan tsunami, terutama di wilayah utara dan timur laut negara tersebut.
Berdasarkan data dari United States Geological Survey (USGS), gempa terjadi pada pukul 07.52 GMT atau 14.52 WIB. Episentrum berada sekitar 71 kilometer dari Kota Miyako, di Prefektur Iwate.
Sementara itu, pemerintah Jepang mencatat kekuatan gempa sedikit lebih besar, yakni magnitudo 7,5. Peringatan tsunami pun segera diumumkan untuk sejumlah wilayah pesisir Pasifik, termasuk Aomori, Hokkaido, dan Iwate.
Warga yang berada di daerah pesisir maupun sekitar aliran sungai diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Otoritas memperingatkan bahwa gelombang tsunami berpotensi mencapai ketinggian hingga 3 meter.
Di tengah kekhawatiran tersebut, pemerintah memastikan belum ada tanda-tanda gangguan pada fasilitas penting. “Tidak ada situasi abnormal yang terdeteksi di pembangkit listrik tenaga nuklir,” demikian pernyataan resmi terkait kondisi di wilayah Aomori dan Miyagi.
Dampak gempa juga terasa pada sektor transportasi. Layanan kereta cepat atau Shinkansen yang menghubungkan Tokyo dengan Aomori untuk sementara dihentikan demi keselamatan penumpang.
Perdana Menteri Sanae Takaichi turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melakukan evakuasi jika berada di zona rawan tsunami.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur. Pemerintah masih terus memantau perkembangan situasi dan mengutamakan keselamatan warga di wilayah terdampak.
Gempa 7,4 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
. (net)