Israel-Lebanon Perpanjang Gencatan Senjata 3 Pekan

israel-lebanon-perpanjang-gencatan-senjata-3-pekan . (net)

Tridinews.com - Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon sepakat memperpanjang gencatan senjata selama tiga pekan, meskipun sebelumnya sempat terjadi serangan di wilayah Lebanon.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut perpanjangan ini sebagai peluang besar menuju perdamaian yang lebih permanen. Ia juga mengisyaratkan rencana pertemuan antara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun dalam waktu dekat.

“Saya pikir ada peluang besar untuk mencapai perdamaian,” ujar Trump, seraya berharap kesepakatan permanen dapat terwujud tahun ini.

Namun, situasi di lapangan masih diwarnai kekerasan. Serangan militer Israel di Lebanon pada 22 April dilaporkan menewaskan lima orang, termasuk seorang jurnalis bernama Amal Khalil yang sedang meliput di dekat kota al-Tayri.

Menurut laporan otoritas setempat, kendaraan yang ditumpangi korban terkena rudal. Upaya evakuasi pun disebut terhambat setelah tim penyelamat mendapat serangan lanjutan. Seorang fotografer, Zeinab Faraj, berhasil selamat meski mengalami luka di kepala.

Pemerintah Lebanon mengecam insiden tersebut. Perdana Menteri Nawaf Salam menyebut penargetan jurnalis dan penghambatan bantuan kemanusiaan sebagai “kejahatan perang” dan berjanji akan membawa kasus ini ke forum internasional.

Sementara itu, pihak militer Israel mengakui adanya laporan korban dari kalangan jurnalis, namun membantah tuduhan menghalangi tim penyelamat.

Perpanjangan gencatan senjata ini menunjukkan adanya upaya diplomasi yang terus berjalan, meski ketegangan dan insiden di lapangan masih menjadi tantangan serius bagi terciptanya perdamaian yang stabil di kawasan.

Editor: redaktur

Komentar