Tridinews.com - Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menilai polemik tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo tidak memiliki substansi kuat dan cenderung dimanfaatkan pihak tertentu untuk kepentingan lain.
Menurut Budi Arie, isu tersebut bahkan sempat membuatnya jengkel. Ia mengaku telah menyampaikan langsung hal itu kepada Jokowi. Namun, respons Jokowi justru santai dan memilih untuk tidak memperbesar persoalan.
“Pak Jokowi bilang, ‘sudah biarkan saja’. Karena isu ini selain tidak substantif, juga menjadi panggung bagi pihak tertentu,” ujar Budi Arie dalam program ROSI di Kompas TV.
Ia menilai, di balik ramainya isu ini, ada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi untuk menciptakan kegaduhan, bahkan mengadu domba di tengah masyarakat. Meski demikian, Budi belum mengungkap secara spesifik siapa pihak yang dimaksud.
Menurutnya, fenomena seperti ini bukan hal baru. Ia melihat setiap isu besar yang muncul di ruang publik kerap dimanfaatkan untuk memecah persatuan nasional.
“Selalu ada yang mencoba bikin kisruh, mengadu sana-sini. Ini yang harus kita waspadai,” katanya.
Budi Arie juga menyinggung kemungkinan adanya kepentingan tertentu yang merasa tidak nyaman jika Indonesia berada dalam kondisi bersatu dan stabil. Ia mengaitkan hal tersebut dengan konsep “proxy war” atau konflik tidak langsung yang melibatkan pihak ketiga.
Ia menegaskan bahwa kunci kemajuan Indonesia adalah persatuan nasional. Tanpa itu, sulit bagi negara untuk berkembang secara maksimal.
“Indonesia maju hanya bisa terwujud kalau kita bersatu. Jangan berharap negara lain ingin kita maju,” ujarnya.
Meski begitu, Budi menegaskan dirinya tidak dalam posisi untuk menuduh pihak tertentu secara langsung. Ia menyebut masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait dugaan adanya pihak yang memanfaatkan isu tersebut.
Pernyataan ini menambah panjang dinamika polemik ijazah Jokowi yang hingga kini masih menjadi perbincangan publik, meski kerap disebut tidak memiliki dasar yang kuat oleh sejumlah pihak.
Budi Arie: Isu Ijazah Jokowi Tak Substantif, Ada Adu Domba
. (net)