Ukraina Siap Perpanjang Gencatan Senjata Jika Rusia Setuju

ukraina-siap-perpanjang-gencatan-senjata-jika-rusia-setuju . (net)

Tridinews.com - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.533 pada Rabu (6/5), dengan Ukraina menyatakan siap memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu apabila Rusia memberikan respons serupa.

Gencatan senjata tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada Selasa tengah malam waktu setempat sebagai upaya membuka jalan menuju penyelesaian diplomatik dan perdamaian jangka panjang.

Kepala Staf Kepresidenan Ukraina, Kirill Budanov, mengatakan pihaknya akan terus mematuhi penghentian sementara pertempuran jika Rusia juga melakukan hal yang sama.

“Jika gencatan senjata yang diumumkan oleh Presiden (Volodymyr Zelensky) dibalas, kami akan terus mematuhinya. Ini setidaknya akan memberi kita secercah harapan untuk mencapai perdamaian abadi,” kata Budanov, Selasa (5/5) malam waktu setempat.

Ia menegaskan bahwa langkah selanjutnya kini berada di tangan Rusia, sementara Ukraina terus memantau setiap perkembangan di lapangan.

“Langkah selanjutnya ada di pihak Rusia. Kami memantau dengan cermat setiap langkah musuh dan siap menghadapi kemungkinan perkembangan apa pun,” lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengumumkan gencatan senjata yang dimulai pada tengah malam Selasa-Rabu waktu setempat.

Langkah tersebut muncul setelah Rusia lebih dulu mengumumkan gencatan senjata pada Jumat dan Sabtu untuk memperingati 81 tahun kemenangan atas Nazi Jerman pada 1945.

Zelensky menilai momentum tersebut seharusnya menjadi kesempatan bagi Moskow untuk menunjukkan komitmen nyata dalam mengakhiri perang yang telah berlangsung sejak Februari 2022.

“Sudah saatnya para pemimpin Rusia mengambil langkah nyata untuk mengakhiri perang mereka, terutama karena Kementerian Pertahanan Rusia yakin mereka tidak dapat mengadakan parade di Moskow tanpa dukungan Ukraina,” kata Zelensky, Senin (4/5).

Hingga kini, Kremlin belum memberikan tanggapan resmi atas pengumuman gencatan senjata yang disampaikan Zelensky.

Sementara itu, Ukraina terus mendesak Rusia agar bergerak menuju penyelesaian diplomatik demi mengakhiri konflik berkepanjangan yang telah menelan banyak korban dan dampak besar secara global.

Sebelumnya, Rusia menyatakan gencatan senjata akan berlangsung pada 8-9 Mei, bertepatan dengan peringatan kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II serta parade militer tahunan di Lapangan Merah, Moskow.

Sebagai respons, Ukraina menawarkan gencatan senjata tanpa batas waktu mulai Rabu dan berharap Rusia bersedia membalas langkah tersebut.

Editor: redaktur

Komentar