Tridinews.com - Federasi Bola Voli Korea Selatan atau KOVO resmi menyiapkan aturan baru terkait transfer pemain asing Asia untuk musim Liga Voli Korea 2026/2027. Kebijakan ini ternyata berdampak langsung pada peluang kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi ke kompetisi tersebut.
Selama ini, Megawati menjadi salah satu pemain asing Asia yang cukup bersinar di Korea Selatan. Namun, rencana comeback-nya harus tertunda karena ia memilih fokus pada pemulihan cedera demi mengembalikan performa terbaik.
Di sisi lain, perubahan sistem transfer yang dilakukan KOVO juga ikut mempersempit peluang tersebut.
Sistem Baru: Lebih Fleksibel, Tapi Ada Batasan
KOVO mengubah mekanisme perekrutan pemain asing Asia dari sistem draft menjadi agen bebas. Artinya, klub kini punya kebebasan lebih besar untuk memilih pemain sesuai kebutuhan tim dan strategi pelatih.
Sekilas, aturan ini terlihat menguntungkan—termasuk bagi Megawati. Namun, ada konsekuensi penting: KOVO berencana membatasi waktu pergantian pemain asing Asia, terutama menjelang fase krusial seperti play-off.
Langkah ini diambil untuk mencegah praktik “gonta-ganti pemain” demi keuntungan instan, seperti yang pernah dilakukan klub-klub tertentu, termasuk Korean Air Jumbos.
Meniru Format Proliga Indonesia
Menariknya, kebijakan ini mirip dengan aturan di Proliga. Dalam Proliga, pergantian pemain asing tidak diperbolehkan saat babak Final Four berlangsung. Perubahan hanya bisa dilakukan sebelum fase tersebut dimulai.
KOVO tampaknya mengadopsi prinsip serupa: pemain asing Asia masih bisa diganti di fase reguler, tetapi tidak lagi saat memasuki play-off.
Kenapa Merugikan Megawati?
Di sinilah letak masalah bagi Megawati.
Dengan kondisi cedera yang belum sepenuhnya pulih, peluang realistisnya untuk kembali bermain di Korea kemungkinan baru terbuka di pertengahan musim. Namun, dengan adanya batasan transfer baru, klub tidak bisa lagi mengganti pemain asing saat mendekati fase akhir kompetisi.
Artinya, meskipun Megawati sudah pulih, kesempatan tampil di babak penting seperti semifinal atau play-off menjadi sangat kecil—bahkan tertutup.
Dilema Comeback
Situasi ini membuat Megawati berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, ia membutuhkan waktu untuk pemulihan. Di sisi lain, regulasi baru membuat timing comeback menjadi sangat krusial.
Jika tidak bisa bergabung sejak awal musim, peluangnya untuk kembali bersinar di Liga Voli Korea musim 2026/2027 hampir pasti terlewat.
Meski begitu, peluang tetap terbuka di musim berikutnya—dengan catatan kondisi fisiknya sudah benar-benar pulih dan siap bersaing sejak awal kompetisi.
Aturan Baru KOVO Hambat Peluang Megawati ke Liga Korea
. (net)