Tridinews.com - Ketegangan konflik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan meluncurkan empat rudal Ghadr ke kapal induk USS Abraham Lincoln milik Amerika Serikat.
Laporan Press TV menyebutkan serangan tersebut merupakan bagian dari eskalasi balasan Iran terhadap operasi militer gabungan AS dan Israel.
Target militer hingga teknisi penerbangan
Selain menyerang kapal induk, IRGC juga meluncurkan rudal balistik ke lokasi pertemuan rahasia teknisi penerbangan dan pilot tempur AS di dekat pangkalan di Uni Emirat Arab.
Tak hanya itu, sistem pertahanan udara Iran diklaim berhasil menembak jatuh sebuah jet tempur musuh di kawasan Teluk Persia, tepatnya di antara Pulau Qeshm dan Hengam.
Balasan atas serangan besar
Aksi ini disebut sebagai respons langsung atas serangan besar yang dilakukan AS dan Israel pada 28 Februari.
Serangan awal tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang di Iran, termasuk pemimpin tertinggi saat itu, Ali Khamenei, serta menghancurkan sejumlah fasilitas sipil seperti sekolah perempuan di Iran selatan.
Konflik kian meluas
Dengan serangan yang kini menyasar aset strategis seperti kapal induk dan fasilitas militer di luar wilayah Iran, konflik menunjukkan eskalasi signifikan.
Situasi ini meningkatkan kekhawatiran global terhadap potensi perang yang lebih luas, serta dampaknya terhadap stabilitas kawasan, jalur energi, dan keamanan internasional.
IRGC Luncurkan Rudal ke Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln
. (net)