Tridinews.com - Pemerintah Iran mengklaim telah menembak jatuh jet tempur siluman F-35 Lightning II milik Amerika Serikat di wilayah tengah negaranya pada Jumat (3/4).
Laporan yang dikutip dari kantor berita Mehr menyebut kemungkinan pilot pesawat tersebut selamat sangat kecil. Namun hingga kini, pihak United States Central Command (CENTCOM) belum memberikan konfirmasi resmi terkait insiden tersebut.
Klaim kedua dalam waktu singkat
Jika benar, ini menjadi kali kedua Iran mengklaim berhasil melumpuhkan jet tempur F-35 milik AS. Sebelumnya, pada 19 Maret 2026, sebuah F-35 dilaporkan mengalami kerusakan akibat tembakan dan terpaksa melakukan pendaratan darurat di pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Rangkaian insiden militer
Sejak konflik antara AS-Israel dan Iran memanas, sejumlah insiden yang melibatkan alutsista AS turut terjadi.
Di antaranya:
- Tiga jet tempur F-15 Strike Eagle dilaporkan jatuh akibat salah tembak oleh sistem pertahanan udara di Kuwait pada 1 Maret
- Pesawat tanker KC-135 Stratotanker juga jatuh di Irak, meski disebut bukan karena serangan musuh
Situasi ini menunjukkan meningkatnya kompleksitas perang yang kini melibatkan banyak wilayah di Timur Tengah.
Konflik terus meluas
Ketegangan meningkat sejak serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari, yang memicu serangan balasan dari Teheran serta keterlibatan kelompok milisi proksi di kawasan.
Presiden AS Donald Trump menyatakan operasi militer dilakukan untuk membantu sekutu Washington di Timur Tengah, meski ia menegaskan AS tidak memiliki kepentingan langsung di kawasan tersebut.
Sejauh ini, konflik belum menunjukkan tanda-tanda mereda dan justru terus meluas dengan dampak yang semakin besar, baik secara militer maupun geopolitik.
Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, CENTCOM Belum Konfirmasi
. (net)