Debut Arbeloa Gagal, Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey

debut-arbeloa-gagal-real-madrid-tersingkir-dari-copa-del-rey . (net)

Tridinews.com - Debut Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala Real Madrid bersama tim senior berakhir pahit. Los Blancos harus angkat koper lebih awal dari ajang Copa del Rey 2025/26 usai kalah dramatis dari Albacete.

Arbeloa resmi dipercaya menangani tim utama Real Madrid dengan status pelatih interim mulai 13 Januari 2026. Keputusan itu diambil langsung oleh Presiden klub Florentino Perez sebagai bagian dari uji coba kepelatihan mantan bek kanan legendaris Madrid tersebut.

Sebelum naik ke tim senior, Arbeloa dikenal sebagai sosok yang lama berproses di akademi Real Madrid. Sejak 2020, ia meniti karier kepelatihan dari tim U-14, U-16, U-19, hingga dipercaya menangani Real Madrid Castilla sejak Juni 2025.


Namun langkah pertamanya bersama skuad utama justru diwarnai kekecewaan. Real Madrid tumbang 2-3 dari Albacete pada laga babak 16 besar Copa del Rey yang digelar di Estadio Carlos Belmonte, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB.

Pertandingan berlangsung ketat dan sarat drama. Albacete membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Javi Villa pada menit ke-42. Madrid sempat menyamakan skor lewat Franco Mastantuono di masa tambahan waktu babak pertama.

Memasuki babak kedua, tuan rumah kembali unggul setelah Jefte mencetak gol pada menit ke-82. Madrid kembali bangkit di menit-menit akhir melalui gol Gonzalo Gracia di masa perpanjangan waktu.

Namun petaka datang di penghujung laga. Jefte kembali mencatatkan namanya di papan skor dan memastikan kemenangan Albacete sekaligus menyingkirkan Real Madrid dengan skor 3-2.

Tridinews.com - Kekalahan ini membuat Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey, turnamen yang pada musim sebelumnya membawa mereka hingga partai final melawan Barcelona.

Situasi ini mengingatkan pada musim 2023/24, ketika Madrid juga tersingkir di babak 16 besar. Bedanya, saat itu mereka kalah dari sesama tim La Liga, Atletico Madrid. Kali ini, Los Blancos harus mengakui keunggulan klub kasta kedua, sebuah hasil yang terasa jauh lebih menyakitkan.

Usai laga, Alvaro Arbeloa tak menutupi kekecewaannya. Ia menyadari betul bahwa standar di Real Madrid sangat tinggi dan kekalahan sulit diterima, terlebih dari tim divisi bawah.

“Di klub ini, hasil imbang saja sudah terasa buruk. Apalagi kekalahan seperti ini,” ujar Arbeloa dalam konferensi pers, dikutip dari laman resmi Real Madrid.

“Ini sangat menyakitkan, terutama karena kami kalah dari tim yang berada di divisi lebih rendah,” tambahnya.

Meski demikian, Arbeloa menunjukkan sikap bertanggung jawab. Ia secara terbuka meminta maaf kepada klub dan para pendukung Real Madrid atas hasil debutnya tersebut.

“Jika ada yang harus bertanggung jawab atas kekalahan ini, itu adalah saya. Saya yang mengambil semua keputusan,” tegas pelatih berusia 44 tahun itu.

Arbeloa juga menegaskan tidak akan larut dalam kekecewaan. Ia berjanji segera membenahi tim, baik dari sisi fisik maupun mental, demi menghadapi laga-laga berikutnya.

“Kami harus bangkit, memperbaiki diri, dan fokus ke pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.
 Real Madrid dijadwalkan kembali beraksi pada lanjutan pekan ke-19 Liga Spanyol dengan menghadapi Levante, Sabtu (17/1/2026) pukul 20.00 WIB. Laga tersebut akan menjadi ujian berikutnya bagi Arbeloa untuk membuktikan kapasitasnya menangani klub raksasa Spanyol itu.

Editor: redaktur

Komentar