Tridinews.com – Kabar mengenai Pedro Acosta yang merasa tidak nyaman bersama KTM saat MotoGP 2025 bergulir ternyata bukan sekadar rumor. Fakta tersebut kini dikonfirmasi langsung oleh manajemen VR46 Racing, tim milik legenda MotoGP Valentino Rossi.
Direktur Tim VR46 Racing, Alessio “Uccio” Salucci, membenarkan bahwa manajer Pedro Acosta, Albert Valera, sempat mendatangi timnya pada pertengahan musim MotoGP 2025. Saat itu, KTM tengah diterpa krisis ekonomi besar, sementara performa motor RC-16 dinilai kurang kompetitif.
Menurut Uccio, kondisi tersebut membuat Acosta terlihat frustrasi ketika berada di lintasan. Situasi itulah yang mendorong pihak manajemennya untuk mulai menjajaki peluang dengan tim lain, termasuk VR46.
“Kami punya kesempatan dengan Pedro pada pertengahan 2025 lalu. Ia merasa tidak nyaman di KTM, dan perwakilannya datang bicara dengan kami,” ujar Uccio, dikutip dari Motosan.
Meski demikian, Uccio menilai sejak awal bahwa kepindahan Acosta ke VR46 saat itu hampir mustahil. Pasalnya, pembalap berjuluk The Shark tersebut masih terikat kontrak kuat dengan KTM.
“Saya tahu itu mustahil karena ia punya kontrak dengan KTM. Tetapi ketika manajemen datang dan berbicara dengan Anda, tentu Anda mendengarkan,” jelas sahabat dekat Valentino Rossi itu.
Uccio menegaskan bahwa pembicaraan tersebut hanya sebatas diskusi santai, tanpa keputusan konkret terkait masa depan Acosta. Namun, ia memberi sinyal bahwa situasi bursa pembalap bisa kembali memanas pada pertengahan musim 2026.
“Itu lebih kepada pembicaraan santai. Sekarang saya ingin mengembangkan pembalap-pembalap saya sendiri, mereka pantas mendapatkannya. Mulai pertengahan musim, kita lihat apa yang bisa kami lakukan,” tegasnya.
Keputusan Tetap di Tangan Valentino Rossi
Uccio juga menegaskan bahwa dirinya tidak bisa memberi gambaran pasti mengenai susunan pembalap VR46 Racing untuk MotoGP 2027. Hal tersebut sepenuhnya berada di tangan Valentino Rossi sebagai pemilik tim.
“Valentino memberi dukungan penuh, tapi pekerjaan sebenarnya dilakukan di rumah. Kami bertemu dua kali seminggu. Pada akhirnya, dialah yang mengambil keputusan. Perannya sangat mendasar,” ungkap Uccio.
Situasi Kontrak Pembalap VR46 dan Pedro Acosta
Saat ini, VR46 Racing diperkuat oleh Fabio Di Giannantonio (Fabio Diggia) dan Franco Morbidelli. Diggia memiliki posisi paling aman karena telah menandatangani kontrak dua tahun (2025–2026) langsung dengan Ducati Corse, yang menjamin dirinya mendapatkan motor spek pabrikan terbaru.
Sementara Morbidelli dikontrak dengan sistem evaluasi tahunan dan dipastikan tetap membela VR46 pada MotoGP 2026, meski menggunakan motor Ducati spek lama.
Di sisi lain, Pedro Acosta masih menjadi “anak emas” KTM. Ia terikat kontrak jangka panjang dengan KTM Factory Racing, yang diperbarui saat dirinya promosi ke tim utama Red Bull KTM. Kontrak tersebut bersifat mengikat secara hukum dan disertai klausul denda pembatalan yang sangat besar.
Dengan kondisi itu, meski pendekatan VR46 sempat terjadi, peluang Acosta hengkang dari KTM dalam waktu dekat dinilai masih sangat kecil. Namun, dinamika MotoGP kerap menghadirkan kejutan, terutama menjelang bursa pembalap MotoGP 2027.
Pedro Acosta Pernah Didekati VR46 di Tengah Krisis KTM
. (net)