Tridinews.com - Atmosfer Istora Gelora Bung Karno dipastikan memanas saat dua pasangan ganda putra Indonesia saling berhadapan di perempat final BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026, Jumat. Pertemuan antara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melawan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin bukan sekadar laga perebutan tiket semifinal, tetapi juga duel gengsi sesama wakil Merah Putih.
Pertandingan ini otomatis memastikan Indonesia mengamankan satu tempat di semifinal. Namun, siapa yang melangkah lebih jauh akan ditentukan di lapangan, di hadapan ribuan pendukung tuan rumah yang memenuhi Istora.
Ini menjadi pertemuan kedua bagi kedua pasangan. Pada perjumpaan sebelumnya di final Australian Open 2025, Raymond/Joaquin tampil mengejutkan dengan menaklukkan Fajar/Fikri melalui pertarungan tiga gim ketat. Kemenangan itu menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan pasangan muda tersebut di level turnamen Super 500.
Meski demikian, Nikolaus Joaquin menilai kondisi di Istora akan menghadirkan tantangan yang sangat berbeda. Faktor angin dan karakter arena disebutnya bisa memengaruhi jalannya pertandingan.
“Suasananya jelas beda. Di sini angin lebih terasa, jadi kami harus lebih siap mengantisipasi. Kalau di Australia hampir tidak ada angin,” ujar Joaquin.
Raymond pun menyadari bahwa pengalaman Fajar/Fikri tetap menjadi pembeda utama. Menurutnya, kemenangan di pertemuan sebelumnya tidak bisa dijadikan jaminan.
“Mereka jauh lebih berpengalaman. Kami pernah menang sekali, tapi itu tidak berarti apa-apa kalau tidak fokus di pertandingan ini,” ucap Raymond.
Di sisi lain, Muhammad Shohibul Fikri menegaskan bahwa persaingan antarganda putra Indonesia berjalan secara sehat. Rivalitas di dalam pelatnas justru dianggap sebagai bagian dari proses saling mendorong untuk menjadi lebih baik.
“Bersaing itu pasti, tapi tetap sportif. Semua ingin menang dan ingin jadi yang terbaik, itu wajar,” kata Fikri.
Selain duel ganda putra tersebut, Indonesia masih menyimpan harapan di sektor lain pada babak perempat final. Tunggal putra Alwi Farhan dijadwalkan turun menghadapi wakil Jepang, sementara sejumlah pasangan di sektor ganda putri dan ganda campuran juga akan berjuang menjaga asa tuan rumah.
Dengan dukungan penuh publik Istora, para pemain Indonesia diharapkan mampu tampil lepas dan memanfaatkan momentum untuk melangkah lebih jauh di turnamen ini.
Derbi Merah Putih di Istora, Indonesia Pastikan Tiket Semifinal
. (net)