Tridinews.com - Pelatih timnas Indonesia John Herdman menegaskan bahwa kehadiran pemain diaspora di klub-klub lokal bukanlah sesuatu yang perlu dipandang negatif. Menurutnya, justru sebaliknya, para pemain tersebut bisa membawa standar baru yang bermanfaat bagi perkembangan sepak bola nasional.
Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah klub BRI Super League memang mendatangkan pemain diaspora. Nama-nama seperti Jordi Amat yang bergabung dengan Persija Jakarta, Rafael Struick di Dewa United dan Bali United, hingga Shayne Pattynama yang resmi berseragam Persija pada Jumat lalu, menjadi sorotan.
Herdman menilai para pemain diaspora dapat membantu pemain lokal beradaptasi dengan tuntutan sepak bola modern. Selain itu, mereka juga perlu menyesuaikan diri dengan kondisi Indonesia yang berbeda dari Eropa.
“Tentunya itu sangat penting untuk memberi perasaan berbeda dan juga standar. Para pemain bisa terbiasa dengan kondisi di sini, karena kondisinya sangat unik, panas dan kelembaban,” ujar Herdman di Jakarta, Jumat.
Ia menambahkan, jika pemain-pemain yang biasa bermain di Eropa berlatih secara konsisten di Indonesia, hal tersebut akan berdampak positif bagi kebugaran dan keseimbangan fisik mereka. Dampaknya pun akan terasa langsung bagi kedalaman skuad timnas.
“Ini akan sangat penting untuk toleransi dan keseimbangan mereka, dan pada akhirnya memberi kedalaman yang dibutuhkan untuk skuad kami,” lanjut pelatih asal Inggris tersebut.
Timnas Indonesia sendiri akan menjalani ujian awal di FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada Maret mendatang. Herdman mengungkapkan bahwa proses persiapan dan pemantauan pemain masih terus berjalan.
“Persiapan masih berjalan, proses scouting juga masih berproses. Saya cukup mengenal Saint Kitts dari pengalaman saya di Concacaf. Saya pernah menghadapi mereka di Nations League. Bulgaria juga menarik karena mereka memulai era baru dengan pelatih baru setelah gagal lolos ke Piala Dunia,” jelasnya.
Menurut Herdman, laga-laga di FIFA Series akan menjadi ujian penting karena Indonesia akan menghadapi lawan dari konfederasi berbeda. Hal ini dinilainya sangat baik untuk memperkaya pengalaman para pemain.
“Ini akan menjadi tes yang bagus di lapangan dan memberi pengalaman menghadapi gaya permainan yang berbeda,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Herdman memastikan akan lebih intens memantau pemain domestik. Ia berencana menyaksikan langsung pertandingan-pertandingan klub lokal untuk menilai potensi pemain yang bisa memperkuat timnas ke depan.
“Malam ini saya akan menonton pertandingan Persija untuk mulai mengamati pemain domestik. Saya juga akan melihat laga persahabatan Bali United saat jeda kompetisi. Ini kesempatan bagus untuk menilai pemain lokal,” pungkasnya.
John Herdman: Pemain Diaspora Justru Tambah Kualitas Liga dan Timnas
. (net)