Tridinews.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memancing perhatian dunia internasional lewat wacana kontroversial soal Greenland. Kali ini, Trump dikabarkan mempertimbangkan tawaran uang tunai sebesar 1 juta dolar AS—hampir setara Rp17 miliar—kepada setiap penduduk Greenland yang bersedia mendukung bergabungnya pulau Arktik tersebut ke dalam wilayah Amerika Serikat.
Menurut laporan media Inggris, Daily Mail, skema itu mensyaratkan digelarnya referendum di Greenland. Tawaran uang hanya akan berlaku jika sedikitnya 60 persen pemilih menyatakan setuju untuk berpisah dari Denmark dan menjadi bagian dari AS. Greenland sendiri merupakan wilayah otonom Denmark dengan populasi sekitar 57.000 jiwa.
Dalam pernyataannya pada Rabu (22/1), Trump menegaskan bahwa dirinya tidak berniat menggunakan kekuatan militer untuk mengambil alih Greenland. Ia memilih jalur persuasif dengan pendekatan ekonomi, yakni membujuk warga setempat agar secara sukarela memilih bergabung dengan Amerika Serikat.
Ambisi Trump terhadap Greenland bukan hal baru. Sejak beberapa tahun terakhir, ia berulang kali menyebut pulau tersebut memiliki nilai strategis tinggi bagi keamanan nasional AS. Letak geografis Greenland yang berada di jalur Arktik dinilai krusial, terutama di tengah meningkatnya persaingan global dengan negara-negara besar lain.
Namun, wacana tersebut kembali menuai penolakan keras. Pemerintah Denmark dan otoritas Greenland menegaskan bahwa pulau itu bukan komoditas yang bisa diperjualbelikan. Mereka mengingatkan Amerika Serikat agar menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Denmark, serta hak rakyat Greenland untuk menentukan masa depannya tanpa tekanan dari pihak luar.
Penolakan ini menegaskan sikap konsisten Denmark dan Greenland yang selama ini menolak segala bentuk upaya pencaplokan, baik melalui jalur ekonomi maupun politik. Bagi mereka, masa depan Greenland bukan soal angka, melainkan soal kedaulatan, identitas, dan hak menentukan nasib sendiri.
Trump Rayu Warga Greenland dengan Rp17 Miliar per Orang
. (net)