Unit Alpha Ukraina Hancurkan Puluhan Pesawat Rusia

unit-alpha-ukraina-hancurkan-puluhan-pesawat-rusia . (net)

Tridinews.com - Ukraina dilaporkan berhasil melancarkan serangan drone yang menghancurkan 15 pesawat militer Rusia, dengan nilai total lebih dari 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 17 triliun. Serangan ini berlangsung dalam operasi bersandi Spiderweb yang menargetkan pangkalan udara Rusia jauh di belakang garis depan, menurut laporan Daily Mail.

Meski tanggal pastinya tidak diungkapkan, serangan ini terjadi di lima pangkalan militer berbeda milik Rusia, dan menimbulkan kerugian besar bagi kemampuan udara Negeri Beruang Merah.

Dinas intelijen Ukraina, SBU, menyatakan unit elit Alpha mereka berhasil menumbangkan 11 jet tempur Sukhoi dan MiG, tiga helikopter, serta satu pesawat kargo Antonov An-26. Jenis pesawat yang hancur meliputi Su-30SM, Su-34, Su-27, dan Su-24, termasuk MiG-31, yang menjadi bagian penting dari sistem pertahanan udara Rusia dan mampu meluncurkan rudal hipersonik Kinzhal.

Selain itu, kemampuan transportasi dan logistik Rusia juga terganggu akibat hancurnya helikopter Mi-8, Mi-26, dan Mi-28. Sebelumnya, Unit Alpha juga dikenal telah menonaktifkan peluncur rudal dan radar canggih Rusia senilai sekitar 4 miliar dolar AS dalam operasi lainnya.

Strategi Drone Canggih

Dalam operasi Spiderweb sebelumnya pada 2025, ratusan drone serang dengan teknologi first-person view (FPV) diselundupkan ke Rusia dalam kontainer yang tampak seperti rumah modular. Setelah diparkir di dekat pangkalan udara, drone-drone ini dilepas dari jarak jauh, menghancurkan pesawat pembom Rusia yang terparkir.

Menurut sumber SBU yang dikutip Daily Mail, strategi ini berhasil melumpuhkan sekitar 34 persen dari pesawat pembom strategis jarak jauh Rusia, termasuk Tu-95 dan Tu-22M3, yang berpotensi membawa senjata nuklir.

Dampak Serangan Rusia di Ukraina

Sementara itu, Rusia tetap melancarkan serangan terhadap infrastruktur vital Ukraina, termasuk jaringan listrik, yang membuat jutaan warga terputus dari pemanas dan listrik di tengah musim dingin. Serangan baru-baru ini di pelabuhan Laut Hitam Odesa menyebabkan tiga orang tewas dan puluhan lainnya terluka.

Seorang anggota parlemen senior Ukraina memperingatkan bahwa tiga minggu ke depan akan sangat sulit bagi warga akibat pemadaman listrik dan rusaknya fasilitas energi.

Konflik Rusia-Ukraina memasuki tahun keempat, menyebabkan jutaan orang kehilangan tempat tinggal dan memengaruhi kehidupan sehari-hari warga. Serangan udara dan strategi drone Ukraina menunjukkan eskalasi kemampuan militer kedua pihak dalam perang yang terus berlarut ini.

Editor: redaktur

Komentar